jual benang rajut nilon

Mengenal Jenis – Jenis Benang Rajut

Posted on

Mengenal Jenis – Jenis Benang Rajut. Merajut merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengasah ketekunan kita. Bagaimana tidak, dalam sebuah project rajutan, kita harus membuat ratusan hingga ribuan tusuk /stitch. Tentunya dengan begitu banyaknya stitch, ketelitian dan ketekunan wajib dimiliki oleh perajut. Jika tidak, maka hamper dapat dipastikan hasil rajutannya akan kacau atau tidak rapih.

Selain ketelitian dan ketekunan, pengetahuan akan jenis – jenis benang rajut juga harus dimiliki oleh perajut. Ada banyak jenis benang yang diperuntukkan untuk kegiatan merajut. Benang – benang tersebut memiliki karakter / sifat yang berbeda- beda karena dibuat dari material yang berbeda pula. Nah, pengetahuan akan jenis benang rajut ini wajib dimiliki oleh perajut agar hasil rajutannya juga sesuai dengan harapan. Jangan sampai project rajutan syal yang harusnya lembut dan hangat malah menjadi kaku, keras dan kasar karena kita salah memilih benang.

Nah, pada arikel kali ini Bei’s Craft akan merangkum beberapa jenis benang rajut yang sering dipergunakan dalam project rajutan. Berikut artikelnya.

Jenis – Jenis Benang Rajut

Benang Rajut Katun / Cotton

Jenis benang rajut ini merupakan salah satu yang banyak kita temui di pasaran. Harganya juga relatif terjangkau karena sudah banyak diproduksi oleh perusahaan dalam negeri.

Benang rajut katun ini dibuat dari serat kapas yang kemudian dipintal menjadi benang. Ada beberapa jenis benang katun ini sesuai dengan kepadatan pintalannya. Pintalan yang padat akan menghasilkan benang yang teksturnya relatif kaku. Sedangkan pintalan yang kurang padat akan menghasilkan benang yang lebih lembut dan tidak kaku.

Pada dasarnya, benang katun bersifat lembut dan dingin sehingga nyaman jika bersentuhan dengan kulit. Oleh karena itu, benang jenis ini banyak digunakan dalam project rajutan yang sifatnya wearable. Contohnya, topi, kaus kaki, sepatu bayi, dan sebagainya.

Benang Rajut Nylon / Nilon

jual benang rajut nilon

Jenis benang rajut ini merupakan salah satu yang dibuat dari bahan sintetis. Bahan yang dipergunakan merupakan senyawa polimer yang bernama polyamide. Karena terbuat dari bahan “plastik”, benang nilon cenderung licin dan mudah pecah / lepas pilinannya jika dipotong. Oleh karena itu, benang nilon sebaiknya dipotong menggunakan api. Dengan demikian, ujung benang yang terbakar akan meleleh dan mengunci pilinan benang.

Benang rajut nilon memiliki kekuatan yang baik. Selain itu, warnanya juga menarik karena biasanya cenderung mengkilap. Namun, benang nilon ini termasuk benang yang teksturnya kaku. Hal ini membuat produk rajutan dari benang nilon pada umumnya tidak nyaman jika digunakan langsung bersentuhan dengan kulit. Oleh karena itu, benang rajut nilon biasanya dipergunakan pada project rajutan yang non wearable seperti dompet, bros, tas, dan sebagainya.

Benang nilon dapat dibeli di : Jual benang Rajut Nylon

Benang Rajut Polyester / Poliester

benang rajut polyester

Polyester pada dasarnya masih termasuk polimer seperti halnya polyamide. Oleh karena itu, jenis benang rajut polyester juga memiliki sifat yang hamper sama dengan benang nilon yang terbuat dari polyamide. Namun, di pasaran benang rajut, jenis benang  rajut polyester biasanya cenderung lebih doff / tidak mengkilat jika dibandingkan dengan benang nilon. Benang ini juga relatif lebih lembut daripada benang rajut nylon.

Karena sifatnya yang mirip dengan benang nilon, penggunaannya juga tidak jauh berbeda. Kebanyakan benang ini dipergunakan untuk project non wearable.

Kami juga menyediakan benang rajut polyester yang dapat dilihat pada etalase benang rajut polyester.

Nah, itulah beberapa jenis benang rajut yang banyak digunakan dalam project rajutan. Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *